Horizontal Scroll Menu

Vidaa OS vs Android TV: Apa Saja Perbedaannya? Mana yang Lebih Unggul?


Check Out Our English Version! Go to English Version

Terakhir diperbarui pada 13/04/2023 oleh Timotius Ari

Vidaa OS dan Android TV keduanya merupakan sistem operasi yang dirancang untuk TV pintar, namun ada beberapa perbedaan kunci antara keduanya:

Antarmuka

Vidaa OS memiliki antarmuka yang sederhana dan intuitif yang dioptimalkan untuk layar TV. Tampilan ini menggunakan bilah menu horizontal yang memungkinkan pengguna dengan mudah menjelajahi sistem.

Di sisi lain, Android TV memiliki antarmuka yang lebih kompleks yang mirip dengan sistem operasi Android pada ponsel. Tampilan ini menggunakan bilah menu vertikal yang memungkinkan pengguna untuk menjelajahi berbagai aplikasi dan pengaturan.

Smart Android TV (pinhome.id)

Toko Aplikasi

Vidaa OS memiliki toko aplikasi sendiri yang disebut Vidaa Store, yang menawarkan seleksi aplikasi yang terbatas dibandingkan dengan Google Play Store pada Android TV. Namun, Vidaa Store dioptimalkan untuk layar TV dan lebih mudah dinavigasi.

Saat ini, Vidaa Store menawarkan sekitar 500 aplikasi dan game yang dapat diunduh dan diinstal pada TV yang menggunakan Vidaa OS.

Vidaa Store

Namun, Vidaa Store terus diperbarui dengan menambahkan aplikasi dan game baru setiap saat. Selain itu, Hisense juga bermitra dengan beberapa penyedia konten untuk menawarkan aplikasi streaming seperti Netflix, Amazon Prime Video, dan YouTube pada TV yang menggunakan Vidaa OS. Meskipun jumlah aplikasi di Vidaa Store terbatas, namun sebagian besar aplikasi yang tersedia adalah aplikasi yang populer dan sering digunakan, seperti aplikasi media player, game, dan aplikasi sosial media.

Google Play Store

Android TV memiliki Google Play Store. Jumlah aplikasi yang tersedia di Google Play Store pada Android TV sangat besar dan terus bertambah setiap harinya. Saat ini, terdapat jutaan aplikasi dan game yang dapat diunduh dan diinstal pada TV yang menggunakan Android TV.

Google Play Store pada Android TV menawarkan berbagai macam kategori aplikasi, mulai dari media player, game, aplikasi sosial media, hingga aplikasi produktivitas. Selain itu, Google Play Store pada Android TV juga menawarkan aplikasi streaming seperti Netflix, Amazon Prime Video, dan YouTube, serta aplikasi TV kabel dan TV satelit. Karena jumlah aplikasi yang sangat besar, pengguna dapat menemukan aplikasi untuk hampir semua kebutuhan dan minat mereka.

Baik Vidaa OS dan Android TV mendukung aplikasi streaming seperti Viu, Vidio, iQiyi dan WeTV yang kerap digunakan untuk menonton drama dan film Asia. Tapi ketersediaan deretan aplikasi itu di Vidaa OS tergantung dari lokasi di mana smart TV dengan OS itu dijual.

Asisten Suara

Vidaa OS memiliki asisten suara sendiri yang disebut AI Voice Assistant, yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol TV mereka dengan perintah suara.

Android TV, di sisi lain, memiliki Google Assistant yang terintegrasi, yang menawarkan fitur kontrol suara yang lebih canggih dan integrasi dengan layanan Google lainnya.

Aksi Google Assistant pada Android TV

Kustomisasi

Vidaa OS adalah sistem yang tertutup dan tidak memungkinkan banyak kustomisasi selain mengganti wallpaper dan mengatur ulang aplikasi di layar utama. Android TV, di sisi lain, memungkinkan opsi kustomisasi yang lebih banyak seperti menginstal peluncur kustom atau sideload aplikasi. Tapi proses kustomisasi pada Android TV perlu skill yang lebih advance yang jarang dimiliki pengguna umum.

Produsen

Vidaa OS dikembangkan oleh Hisense, produsen elektronik asal Tiongkok, dan terutama digunakan pada TV buatan mereka. Android TV, di sisi lain, dikembangkan oleh Google dan digunakan oleh berbagai produsen TV seperti Sony, Sharp, dan Philips.

Integrasi dengan perangkat smart home dan IoT (Internet of Things)

Vidaa OS mendukung beberapa perangkat smart home atau IoT melalui aplikasi yang tersedia di Vidaa Store. Beberapa aplikasi smart home yang tersedia di Vidaa Store termasuk aplikasi Philips Hue, aplikasi Tuya Smart, dan aplikasi SmartThings. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengontrol perangkat smart home mereka, seperti lampu, thermostat, dan kamera, dari TV yang menggunakan Vidaa OS. Namun, ketersediaan aplikasi dan kompatibilitas perangkat smart home dengan Vidaa OS dapat bervariasi tergantung pada wilayah atau negara di mana TV tersebut digunakan. Pengguna disarankan untuk memeriksa ketersediaan aplikasi dan kompatibilitas dengan perangkat smart home mereka sebelum membeli TV yang menggunakan Vidaa OS.

Android TV tentunya juga mendukung banyak perangkat smart home dan IoT melalui berbagai aplikasi yang tersedia di Google Play Store. Beberapa contoh aplikasi smart home yang tersedia di Google Play Store termasuk Google Home, Amazon Alexa, Philips Hue, Nest, dan SmartThings. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengontrol perangkat smart home mereka seperti lampu, thermostat, speaker pintar, dan kamera dari TV yang menggunakan Android TV.
Selain itu, Android TV juga mendukung teknologi Google Assistant yang terintegrasi, yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol perangkat smart home mereka dengan suara. Pengguna dapat menghubungkan perangkat smart home mereka ke Google Assistant dan mengontrolnya dengan perintah suara seperti “Hey Google, hidupkan lampu kamar tidur.”

Dengan dukungan Google Assistant dan berbagai aplikasi smart home yang tersedia di Google Play Store, Android TV dapat menjadi pusat kendali pintar yang berguna dan mudah digunakan untuk rumah Anda. Namun, pengguna disarankan untuk memeriksa ketersediaan aplikasi dan kompatibilitas dengan perangkat smart home mereka sebelum membeli TV yang menggunakan Android TV.

Kisaran harga

Harga smart TV yang menggunakan sistem operasi Android TV di Indonesia dapat bervariasi tergantung pada merek, ukuran layar, spesifikasi, dan fitur yang ditawarkan. Berikut adalah kisaran harga smart TV Android TV di Indonesia:


• Smart TV Android TV 32 inci: Mulai dari sekitar Rp 2 juta hingga Rp 5 juta.
• Smart TV Android TV 43 inci: Mulai dari sekitar Rp 4 juta hingga Rp 8 juta.
• Smart TV Android TV 55 inci: Mulai dari sekitar Rp 6 juta hingga Rp 14 juta.
• Smart TV Android TV 65 inci atau lebih besar: Mulai dari sekitar Rp 10 juta hingga Rp 30 juta atau lebih.

Harga tersebut hanya sebagai acuan saja dan dapat berbeda tergantung pada merek, model, dan tempat pembelian. Adapun merek-merek populer yang menawarkan smart TV Android TV di Indonesia antara lain Sony, Samsung, LG, TCL, Philips, Sharp, dan Hisense.

Hal yang sama juga berlaku untuk harga smart TV yang menggunakan sistem operasi Vidaa OS di Indonesia dapat bervariasi tergantung pada merek, ukuran layar, spesifikasi, dan fitur yang ditawarkan. Berikut adalah kisaran harga smart TV Vidaa OS di Indonesia:


• Smart TV Vidaa OS 32 inci: Mulai dari sekitar Rp 1,5 juta hingga Rp 4 juta.
• Smart TV Vidaa OS 43 inci: Mulai dari sekitar Rp 3 juta hingga Rp 7 juta.
• Smart TV Vidaa OS 55 inci: Mulai dari sekitar Rp 5 juta hingga Rp 12 juta.
• Smart TV Vidaa OS 65 inci atau lebih besar: Mulai dari sekitar Rp 9 juta hingga Rp 25 juta atau lebih.

Harga tersebut hanya sebagai acuan saja dan dapat berbeda tergantung pada merek, model, dan tempat pembelian. Adapun merek-merek populer yang menawarkan smart TV Vidaa OS di Indonesia antara lain Hisense, Polytron, dan Toshiba.

Secara keseluruhan, Vidaa OS adalah sistem operasi yang lebih sederhana dan mudah digunakan yang dioptimalkan untuk TV, sementara Android TV menawarkan fitur yang lebih canggih dan opsi kustomisasi. Pilihan antara keduanya bergantung pada kebutuhan dan preferensi pengguna.

(Berbagai sumber)

Pages ( 2 of 2 ): « Sebelumnya1 2

StatCounter - Free Web Tracker and Counter