LayarHijau.com – Drama kostum terbaru The Heir (家业) yang dibintangi Yang Zi dan Han Dongjun akhirnya tayang perdana pada 17 Mei. Meski rating awal drama ini masih kalah dari Zhan Zhao Adventures (雨霖铃) yang dibintangi Yang Yang dan Zhang Ruonan, serta drama The Lead (主角) yang dibintangi Liu Haocun, respons penonton terhadap The Heir tetap sangat positif.
Drama ini bahkan langsung mendapatkan tujuh iklan sejak penayangan perdana, yang dianggap menjadi tanda kuatnya minat pasar terhadap serial tersebut. Empat episode awalnya juga menuai banyak pujian berkat alur cerita yang padat, visual bergaya lukisan tinta, serta akting emosional para pemain senior.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Dalam drama ini, Yang Zi memerankan Li Zhen, putri keluarga pembuat tinta tradisional yang hidupnya berubah drastis setelah keluarganya jatuh dari kejayaan. Kakeknya, Li Jinshui yang diperankan Tian Xiaojie, merupakan pengrajin tinta terbaik dalam keluarga mereka dan sosok penting di balik ketenaran “Li Mo”, tinta penghormatan kerajaan yang pernah diakui istana.
Namun tragedi terjadi ketika ayah Li Zhen, Li Jingfu yang diperankan Fu Dalong, tertidur saat berjaga dalam proses pengiriman tinta karena mabuk. Kebakaran pun menghancurkan seluruh tinta persembahan untuk kerajaan. Kaisar murka dan menghukum tiga anggota keluarga mereka dengan penyiksaan brutal di penjara hingga satu orang meninggal, satu terluka parah, dan satu lainnya cacat permanen. Setelah kejadian itu, keluarga Li Zhen diusir dari klan mereka sendiri.
Bertahun-tahun kemudian, Li Zhen akhirnya bersiap menikah dengan teman masa kecilnya, Tian Benchang yang diperankan Wang Zihao. Namun pada hari pernikahan mereka, anggota klan keluarga membuat keributan di aula leluhur dan mengungkap bahwa Tian Benchang sebenarnya mendekati Li Zhen demi mencuri rahasia resep tinta keluarga Li. Setelah mengetahui tunangannya menipunya demi formula rahasia tersebut, Li Zhen memutuskan hubungan mereka di depan umum.
Adegan ini menjadi salah satu momen paling emosional di empat episode awal drama. Li Jinshui bahkan rela mempermalukan dirinya sendiri demi meminta maaf kepada keluarga besar mereka. Penghinaan yang diterima sang kakek membuat Li Zhen bertekad untuk meneruskan warisan pembuatan tinta keluarganya.
Akting Yang Zi dalam drama ini mendapat banyak pujian karena dianggap mampu menampilkan perubahan emosi karakter dengan natural. Ia tampil meyakinkan mulai dari sosok gadis muda yang polos hingga perempuan yang hancur setelah mengetahui pengkhianatan tunangannya. Chemistry emosionalnya bersama Tian Xiaojie juga menjadi sorotan utama penonton.
Banyak penonton memuji bagaimana hubungan kakek dan cucu dalam drama ini terasa hangat sekaligus penuh konflik karena keduanya sama-sama keras kepala. Tian Xiaojie khususnya dipuji lewat adegan ketika karakternya menyadari rahasia keluarga hampir dicuri. Dalam salah satu adegan paling mengejutkan, ia bahkan memukul giginya sendiri di depan banyak orang sebagai bentuk tekad dan rasa bersalah, sebelum akhirnya memperlihatkan keputusasaan mendalam setelahnya.
Sementara itu, meski Han Dongjun merupakan pemeran utama pria, karakternya belum benar-benar muncul dalam empat episode awal. Penonton baru diperlihatkan versi masa kecil tokohnya yang sempat bertemu Li Zhen saat kecil. Hal ini membuat sebagian netizen bercanda menyebut Han Dongjun sebagai “tokoh utama pria tempelan” karena minimnya kemunculan di awal cerita.
Selain akting para pemain, alur cerita The Heir juga dipuji karena berjalan cepat tanpa banyak adegan pengisi. Drama ini dinilai berhasil menjelaskan kejatuhan keluarga Li, konflik internal klan, hingga pengkhianatan tunangan Li Zhen dengan sangat jelas hanya dalam empat episode.
Visual drama ini pun mendapat banyak apresiasi. Detail proses pembuatan tinta tradisional ditampilkan dengan serius, sementara pengambilan gambar jarak dekat maupun panorama luas disebut terlihat seperti lukisan tinta klasik China. Kehadiran aktor senior seperti Tian Xiaojie dan Wu Mian juga semakin memperkuat kualitas drama tersebut.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


