LayarHijau.com – Aktris dan penyanyi Tiongkok Esther Yu mengambil langkah tegas terhadap maraknya konten berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menggunakan wajah dan suaranya tanpa izin. Pada Senin (27/7), studio sang aktris merilis pernyataan resmi yang mengecam penyebaran video pendek dan drama pendek hasil AI yang beredar luas di internet.
Dalam pernyataannya, studio Esther Yu mengungkapkan bahwa belakangan ini banyak pihak memanfaatkan teknologi AI deepfake untuk menyalin wajah dan suara asli sang aktris, lalu menggunakannya dalam berbagai video pendek dan drama pendek yang dibuat serta disebarluaskan tanpa persetujuannya.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Studio menegaskan bahwa Esther Yu tidak pernah terlibat dalam proses syuting maupun perekaman untuk konten AI tersebut. Selain itu, mereka juga tidak pernah memberikan izin kepada lembaga, platform, ataupun individu mana pun untuk menggunakan wajah dan suara Esther Yu dalam pembuatan konten berbasis AI.
Karena itu, seluruh drama pendek maupun video AI yang menggunakan wajah dan suara Esther Yu tanpa izin merupakan konten yang melanggar hukum.
Studio menekankan bahwa hak atas potret dan suara merupakan hak pribadi yang dilindungi oleh hukum. Menurut mereka, tindakan memanfaatkan teknologi AI untuk memalsukan identitas seseorang dan menciptakan konten baru dengan wajah serta suara orang tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hak pribadi.
Melalui pernyataan tersebut, studio juga mendesak seluruh pembuat konten dan platform yang terlibat agar segera menghentikan seluruh tindakan pelanggaran, menurunkan semua video maupun audio terkait, serta menghapusnya secara permanen.
Pihak studio mengungkapkan telah mengumpulkan dan mengamankan berbagai bukti atas konten-konten yang diduga melanggar hak Esther Yu. Mereka menegaskan akan menempuh jalur hukum terhadap pihak mana pun yang tetap menyebarkan atau menolak menghapus konten tersebut.
Esther Yu, yang lahir di Shanghai pada 18 Desember 1995, merupakan salah satu aktris muda paling populer di Tiongkok. Ia dikenal lewat sejumlah drama sukses, seperti Love Between Fairy and Devil, My Journey to You, dan Ski into Love. Kasus ini kembali menyoroti meningkatnya penyalahgunaan teknologi AI untuk membuat konten palsu yang menggunakan identitas figur publik tanpa persetujuan mereka.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


