Posted in

Kasus Zhong Yufei Ungkap Kondisi Aktor Drama Pendek di Tengah Gempuran AI, dari Adegan Ciuman Paksa hingga Sulit Dapat Pekerjaan dan Belum Dibayar

Bagikan

LayarHijau.com – Pengakuan aktor drama pendek Zhong Yufei (钟宇飞) mengenai pengalaman tidak menyenangkan saat syuting baru-baru ini viral dan menyita perhatian, tidak hanya di kalangan masyarakat China tetapi juga publik internasional. Zhong Yufei mengaku dipaksa menjalani puluhan adegan ciuman oleh investor perempuan yang juga menjadi pemeran utama dalam sebuah drama pendek, sementara di sisi lain semakin banyak aktor drama pendek China yang kesulitan mendapatkan pekerjaan akibat perubahan industri dan pesatnya perkembangan produksi berbasis AI.

Kondisi tersebut terlihat dari pengalaman Shu Hanyu (殊晗煜) yang mengaku sudah tiga bulan tidak masuk lokasi syuting hingga Xu Mengqiang (徐梦强), aktor berusia 32 tahun yang kini berjualan liangpi, makanan khas China berupa lembaran atau mi dari tepung yang disajikan dingin dengan saus dan berbagai bumbu, setelah kehilangan banyak kesempatan bermain dalam drama pendek.

Perubahan tersebut terjadi ketika industri drama pendek China sedang mengalami salah satu periode paling drastis sejak pertumbuhannya. Data China Network Audiovisual Association menunjukkan bahwa pada kuartal pertama 2026, sekitar 128.000 drama pendek dirilis di China dan sekitar 122.000 di antaranya merupakan drama pendek berbasis AI atau lebih dari 95 persen dari total produksi.

Namun, dominasi AI dalam jumlah produksi belum sepenuhnya berarti drama yang menggunakan aktor manusia kehilangan penonton. Pada periode Tahun Baru Imlek 2026, jumlah drama live-action hanya sekitar 1/50 dari drama AI, tetapi total penayangannya justru mencapai sekitar 25 kali lipat produksi AI. (People’s Daily Entertainment)

Zhong Yufei mengaku dipaksa syuting lebih dari 60 adegan ciuman

Seperti yang diberitakan LayarHijau sebelumnya, Zhong Yufei mengungkap bahwa dirinya pernah mengalami situasi tidak nyaman ketika membintangi sebuah drama pendek kostum pada awal kariernya.

Menurut Zhong Yufei, drama tersebut awalnya memiliki lebih dari 50 episode dengan hanya belasan adegan ciuman dalam naskah. Namun, investor perempuan yang juga mengambil peran sebagai pemeran utama wanita disebut memaksa menambahkan adegan intim hingga jumlahnya menjadi lebih dari 60 adegan ciuman.

Tidak hanya jumlah adegan yang berubah. Zhong Yufei juga mengungkap adanya tindakan saat syuting yang menurutnya sudah melampaui kebutuhan akting, termasuk lawan mainnya menggunakan lidah, menahan kepalanya dan meludah ketika pengambilan gambar adegan intim.

Posisi Zhong Yufei ketika itu membuatnya sulit menolak. Ia masih merupakan aktor baru, sedangkan perempuan tersebut bukan hanya pemeran utama wanita tetapi juga investor proyek. Zhong Yufei khawatir jika menolak permintaan tersebut atau membuat investor tidak senang, peluangnya mendapatkan pekerjaan di masa depan akan terdampak.

Pengakuan tersebut kemudian menjadi viral di berbagai platform media sosial dan memicu perdebatan mengenai batasan aktor ketika melakukan adegan intim, terutama ketika pihak yang menjadi lawan main sekaligus memiliki kendali finansial terhadap sebuah proyek.

Drama tersebut disebut hanya bertahan beberapa hari setelah dirilis sebelum akhirnya diturunkan dari platform. Zhong Yufei mengatakan proyek itu bermasalah karena pihak investor tidak membayar biaya pascaproduksi, sementara hasil produksinya juga tidak memenuhi standar penayangan. Banyaknya adegan intim dan alur cerita yang kacau turut menjadi sorotan. Drama tersebut hanya memperoleh skor 2,8.

Zhong Yufei juga mengungkap bahwa dirinya belum menerima sisa pembayaran sebesar 30.000 yuan atau sekitar Rp72,6 juta dengan perkiraan kurs Rp2.420 per yuan. Menurutnya, pihak investor kemudian mengaitkan kegagalan proyek dengan buruknya respons terhadap drama tersebut.

Ketika muncul pertanyaan mengapa adegan ciuman tidak menggunakan teknik 借位 atau ciuman dengan bantuan sudut kamera, Zhong Yufei menjelaskan bahwa teknik tersebut lebih sulit diterapkan dalam pengambilan gambar jarak dekat. Jika kamera mengambil wajah pemain dari jarak sangat dekat, menurutnya teknik tersebut akan terlihat tidak natural. Sementara itu, pengambilan gambar jarak jauh masih memungkinkan penggunaan teknik tersebut.

Pengakuan Zhong Yufei mendapat reaksi beragam. Sebagian netizen mempertanyakan mengapa ia baru mengungkap pengalaman tersebut sekarang, dengan alasan ketika masih baru memasuki industri ia mengaku tidak berani menyinggung pihak investor. Namun, sebagian lainnya bersimpati dan menilai aktor baru memang berada dalam posisi tawar yang lemah ketika berhadapan dengan pemodal yang memiliki kendali besar terhadap sebuah proyek.

Dari jadwal penuh menjadi sulit mendapatkan pekerjaan

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Via0

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted