Posted in

Kasus Zhong Yufei Ungkap Kondisi Aktor Drama Pendek di Tengah Gempuran AI, dari Adegan Ciuman Paksa hingga Sulit Dapat Pekerjaan dan Belum Dibayar

Bagikan

Pesatnya pertumbuhan AI dalam industri drama pendek tidak terlepas dari keunggulan ekonominya.

Produksi drama pendek AI dapat dilakukan dalam waktu sekitar 7–14 hari dengan biaya sekitar 15.000–20.000 yuan atau sekitar Rp36,3–48,4 juta. Produksi semacam ini hanya membutuhkan tim kecil sekitar 3–8 orang dan tidak memerlukan lokasi fisik, banyak aktor, kostum maupun tata rias seperti produksi live-action.

Osmanthus Honey Ala Luke The Early Spring

★★★★★ 5 Stars

Osmanthus honey terinspirasi dari drama The Early Spring. Minuman yang sering dibuatkan Luke untuk Flora.

Bentuk produknya seperti selai. Penggunaannya tinggal dicampurkan air hangat atau susu.


Kami memperoleh komisi kecil setiap kali kalian melakukan pembelian melalui link yang kami berikan, tanpa ada tambahan biaya untuk kalian.

Sebaliknya, drama pendek live-action biasanya membutuhkan waktu sekitar 20–30 hari untuk proses produksi. Drama live-action biasa dapat membutuhkan biaya sekitar 300.000–500.000 yuan atau sekitar Rp726 juta–Rp1,21 miliar. Untuk proyek berkualitas tinggi, investasinya bahkan dapat mencapai jutaan yuan.

Jumlah orang yang terlibat juga jauh lebih besar. Produksi live-action standar dapat membutuhkan sekitar 40–50 orang, termasuk aktor, sutradara, kamerawan, kru produksi, penata kostum, penata rias dan berbagai pekerja teknis lainnya.

Bagi investor, perbedaan tersebut memberikan alasan kuat untuk mempertimbangkan AI.

Data China Network Audiovisual Association menunjukkan bahwa pada kuartal pertama 2026, sekitar 128.000 drama pendek dirilis di China dan sekitar 122.000 di antaranya merupakan drama pendek AI. Artinya, produksi AI sudah menyumbang lebih dari 95 persen pasokan drama pendek dalam periode tersebut.

Sementara itu, pada paruh pertama 2026, nilai pasar drama pendek AI di China telah menembus 11 miliar yuan atau sekitar Rp26,6 triliun. Angka tersebut diperkirakan dapat meningkat menjadi lebih dari 35 miliar yuan atau sekitar Rp84,7 triliun sepanjang 2026.

AI juga memiliki kelemahan

Meski pertumbuhannya sangat cepat, drama pendek AI juga menghadapi sejumlah persoalan.

Kecepatan produksi yang menjadi salah satu keunggulannya dapat menjadi masalah ketika produser terlalu mengejar tren dan jumlah konten. Sebagian tim dapat membuat puluhan episode dalam waktu sangat singkat, tetapi kualitas cerita dan konsistensi karakter tidak selalu mampu mengikuti kecepatan tersebut.

Sejumlah drama AI dikritik karena nama karakter dapat berubah di tengah cerita, detail tokoh tidak konsisten dan alur cerita sulit diikuti. Ada pula persoalan homogenitas visual dan cerita. Banyak penonton merasa sejumlah drama AI memiliki pola yang terlalu mirip sehingga karakter dari satu judul sulit dibedakan dengan karakter dari judul lain.

Persoalan hak atas wajah juga menjadi perhatian. Sejumlah tim AI disebut pernah mengambil wajah aktor manusia untuk kemudian digunakan dalam produksi berbasis AI tanpa izin yang jelas. Praktik tersebut berpotensi menimbulkan sengketa mengenai hak atas potret, identitas dan penggunaan komersial wajah seseorang.

Drama live-action masih memiliki keunggulan

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Via0

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted