Di tengah ledakan AI, drama pendek yang menggunakan aktor manusia ternyata belum kehilangan seluruh daya tariknya.
Data China Network Audiovisual Association justru menunjukkan bahwa meskipun jumlah produksi live-action jauh lebih sedikit, penayangannya dapat mengungguli drama AI secara signifikan. Pada periode Tahun Baru Imlek 2026, jumlah drama live-action hanya sekitar 1/50 dari drama AI, tetapi total penayangannya mencapai sekitar 25 kali lipat.

Osmanthus Honey Ala Luke The Early Spring
Osmanthus honey terinspirasi dari drama The Early Spring. Minuman yang sering dibuatkan Luke untuk Flora.
Bentuk produknya seperti selai. Penggunaannya tinggal dicampurkan air hangat atau susu.
Kami memperoleh komisi kecil setiap kali kalian melakukan pembelian melalui link yang kami berikan, tanpa ada tambahan biaya untuk kalian.
Hal tersebut menunjukkan bahwa penonton masih memiliki alasan untuk memilih aktor manusia. Ekspresi, chemistry, detail karakter dan kemampuan menghadirkan emosi yang terasa nyata masih menjadi keunggulan produksi live-action.
Karena itu, perubahan industri kemungkinan tidak sesederhana AI menggantikan seluruh aktor manusia. Yang sedang terjadi lebih menyerupai proses penyaringan besar-besaran.
Produksi AI memiliki keunggulan dalam biaya, kecepatan dan skala. Sementara itu, produksi live-action harus mengandalkan kualitas cerita, akting, chemistry dan emosi untuk mempertahankan penonton.
Dalam kondisi tersebut, kasus Zhong Yufei menjadi bagian dari gambaran yang lebih besar. Pengalamannya memperlihatkan persoalan mengenai batasan aktor dan ketimpangan posisi antara pekerja dengan investor. Kisah Shu Hanyu menunjukkan bahwa aktor yang sebelumnya membintangi sejumlah drama populer pun dapat kehilangan pekerjaan selama berbulan-bulan. Xu Mengqiang memperlihatkan dampak ekonomi yang lebih nyata ketika seorang aktor harus beralih menjual makanan, sedangkan Bai Fangwen menunjukkan bahwa persoalan pembayaran dapat menghantui bahkan aktor yang sudah memiliki nama.
Industri drama pendek China kini berada dalam fase perubahan yang sangat cepat. Era ketika produksi live-action dapat dengan mudah menyerap banyak aktor dan kru telah berhadapan dengan model produksi baru yang jauh lebih murah dan cepat.
Namun, selama penonton masih memberikan respons jauh lebih besar terhadap sejumlah drama dengan aktor manusia, produksi live-action masih memiliki ruang untuk bertahan. Tantangannya adalah bagaimana industri dapat menemukan keseimbangan antara efisiensi teknologi dan kualitas manusia, sekaligus memastikan aktor serta kru tidak menjadi pihak yang paling dirugikan dalam proses perubahan tersebut.
Catatan: Judul bahasa Inggris drama pendek yang dicantumkan dalam artikel ini merupakan terjemahan literal dari judul Mandarin dan bukan judul bahasa Inggris resmi.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

